Specific Services in Bali

Tax Planning in Denpasar

Strategic efficiency of tax burdens legally (tax avoidance) without violating applicable legal provisions. Perfect solution for Pariwisata & Perhotelan business and other sectors in Denpasar.

Understand Denpasar Context

We understand local business challenges, from UMK Rp 3.155.312 to regional regulations.

Professional Standards

Our Tax Planning services are performed by certified teams (Brevat A/B, CA, CPA) with high standards.

Industry Specialist

Experienced in handling Pariwisata & Perhotelan, Kerajinan & Ekspor, Properti & Villa, Digital Nomad & Co-working, Food & Beverage, Jasa Kesehatan & Wellness clients in Bali region.

Analysis of Tax Planning in Denpasar

Tax Planning

Strategic efficiency of tax burdens legally (tax avoidance) without violating applicable legal provisions.

Transaction Structuring

Designing the most efficient transaction schemes from a tax perspective.

Contract Review

Analysis of tax implications in business contract drafts before signing.

FAQ Tax Planning Denpasar

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Digital Nomad wajib membayar pajak di Indonesia?

Ya, jika berada di Indonesia lebih dari 183 hari dalam 12 bulan, WNA dianggap Subjek Pajak Dalam Negeri (SPDN) dan wajib lapor SPT Tahunan. Kami membantu perencanaan pajak legal untuk ekspatriat.

Berapa tarif pajak restoran (PB1) di Bali?

Tarif Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) untuk makanan/minuman di Bali umumnya 10%. Ini adalah pajak daerah, bukan PPN, dan wajib disetor ke Bapenda setempat (Kabupaten/Kota).

Bagaimana pajak untuk penyewaan villa di Bali?

Sewa villa dikenakan PPh Final 4(2) tarif 10% (jika pemilik NPWP) atau 20% (non-NPWP). Jika dikelola manajemen, mungkin ada aspek PPN and PPh 23 atas jasa manajemen.