Akuntansi & Pembukuan KBLI 41012 Risiko Tinggi

Akuntansi Kontraktor & Konstruksi

Bisnis kontraktor dan konstruksi menghadapi tantangan akuntansi unik: proyek multi-tahun dengan pendapatan yang diakui bertahap (percentage of completion), biaya proyek yang harus dilacak per kontrak, serta retensi dan progress billing. Arunika Consulting membantu kontraktor menerapkan akuntansi berbasis proyek sesuai PSAK 72 dan SAK EP agar laporan keuangan mencerminkan kinerja proyek secara akurat.

Tantangan Umum

Pengakuan Pendapatan Bertahap

Pendapatan harus diakui sesuai progres penyelesaian proyek (over time), bukan saat invoice atau pembayaran diterima.

Estimasi Biaya Penyelesaian

Mengestimasi total biaya proyek untuk menghitung persentase penyelesaian memerlukan akurasi dan revisi berkala.

Retensi dan Cash Flow

Pembayaran yang ditahan (retensi 5-10%) mempengaruhi arus kas dan perlu dicatat sebagai piutang terpisah.

Biaya Tidak Langsung Proyek

Overhead proyek, biaya mobilisasi, dan biaya tidak langsung harus dialokasikan ke proyek secara konsisten.

Solusi Kami

1

Project Ledger Terpisah

Membuat buku besar per proyek untuk melacak pendapatan kontrak, biaya langsung, biaya tidak langsung, dan margin.

  • Profit per proyek jelas
  • Budget vs aktual
  • Kontrol biaya real-time
2

Metode Percentage of Completion

Menerapkan pengakuan pendapatan berbasis cost-to-cost atau physical progress sesuai PSAK 72.

  • Pendapatan akurat
  • Matching principle
  • Laporan keuangan wajar
3

Manajemen Progress Billing

Pencatatan termin tagihan, retensi, dan selisih antara pendapatan diakui vs tagihan (overbilling/underbilling).

  • Cash flow terpantau
  • Retensi terkelola
  • Posisi keuangan jelas

Regulasi Pajak Terkait

SAK EP

Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat

Kerangka pelaporan untuk kontraktor skala menengah tanpa akuntabilitas publik, berlaku efektif 2025.

PSAK 72

Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan

Pengakuan pendapatan konstruksi berdasarkan progres penyelesaian kewajiban pelaksanaan (performance obligation).

PSAK 34

Kontrak Konstruksi (Legacy)

Standar lama untuk referensi historis, digantikan oleh PSAK 72 untuk pengakuan pendapatan kontrak.

Butuh Bantuan untuk Bisnis Akuntansi Kontraktor & Konstruksi?

Konsultasikan kebutuhan pembukuan dan perpajakan bisnis Anda dengan tim profesional kami. Gratis konsultasi awal.

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Pertanyaan Umum (FAQ)

Kapan pendapatan konstruksi diakui?

Pendapatan diakui seiring penyelesaian proyek (over time) jika pelanggan menerima manfaat bertahap. Persentase penyelesaian dihitung dari biaya aktual vs estimasi total biaya.

Apa itu overbilling dan underbilling?

Overbilling terjadi jika tagihan melebihi pendapatan yang diakui (dicatat sebagai liabilitas). Underbilling jika pendapatan diakui lebih besar dari tagihan (dicatat sebagai aset kontrak).

Bagaimana mencatat retensi?

Retensi dicatat sebagai piutang terpisah (piutang retensi) dan diakui sebagai pendapatan sesuai progres, tetapi penerimaannya baru saat proyek selesai dan masa pemeliharaan berakhir.

Bagaimana layanan akuntansi membantu efisiensi biaya operasional?

Dengan laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu, Anda dapat mengidentifikasi pemborosan biaya (cost leakage), memantau margin keuntungan per produk, dan mengambil keputusan bisnis berbasis data untuk meningkatkan efisiensi.

Apakah laporan keuangan bisa diakses secara real-time?

Ya, kami menggunakan sistem akuntansi berbasis cloud (Jurnal/Accurate Online) yang memungkinkan Anda memantau arus kas, laba rugi, dan performa bisnis kapan saja dan di mana saja secara real-time.

Bagaimana jaminan akurasi laporan untuk keperluan audit eksternal atau bank?

Laporan disusun oleh tim akuntan tersertifikasi sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Kami menjamin kerapian dan ketelusuran (traceability) data sehingga siap untuk proses audit eksternal maupun pengajuan kredit perbankan.